Peternakan Ayam Mardi: Ayam Malaysia Multiguna
Ayam Mardi adalah salah satu jenis ayam kampung unggul yang dikembangkan oleh Institut Penyelidikan dan Kemajuan Pertanian Malaysia (MARDI).
Asal Usul dan Pengembangan:
- Ayam Mardi merupakan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh MARDI (Malaysian Agricultural Research and Development Institute) di Malaysia.
- Tujuan pengembangannya adalah untuk menghasilkan ayam kampung dengan pertumbuhan yang lebih cepat dan produksi daging yang lebih baik dibandingkan dengan ayam kampung tradisional.
- Ayam ini merupakan hasil persilangan selektif dari berbagai jenis ayam kampung lokal di Malaysia yang memiliki karakteristik unggul.
Karakteristik dan Ciri-ciri Ayam Mardi:
- Salah satu keunggulan utama Ayam Mardi adalah pertumbuhannya yang sangat cepat. Ayam jantan dapat mencapai bobot sekitar 1.3-1.4 kg dalam waktu sekitar 2 bulan, sedangkan betina sekitar 1-1.1 kg pada usia yang sama.
- Ayam Mardi memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dan besar dibandingkan dengan ayam kampung biasa atau ayam kampung hasil persilangan lainnya.
- Tekstur daging Ayam Mardi cenderung lebih pejal dan padat dibandingkan dengan ayam kampung biasa.
- Umumnya memiliki warna bulu seperti ayam kampung tradisional, didominasi warna coklat, hitam, dan kombinasi keduanya.
- Meskipun dikenal sebagai ayam pedaging, Ayam Mardi betina juga memiliki potensi untuk bertelur, meskipun tidak sebanyak ayam petelur komersial. Jumlah telur yang dihasilkan per tahun bisa lebih tinggi dibandingkan ayam kampung biasa.
- Ayam Mardi dikenal memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan peternakan di wilayah tropis seperti Malaysia dan Indonesia.
- Secara umum, ayam kampung memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan ayam ras, dan Ayam Mardi mewarisi sebagian dari ketahanan ini.
Pemanfaatan Ayam Mardi:
- Tujuan utama pengembangan Ayam Mardi adalah sebagai ayam pedaging dengan pertumbuhan cepat
- Produksi telur Ayam mardi mampu bertelur lebih baik dari ayam kampung tradisional dengan banyaknya mencapai 250 butir/tahun
- Ayam mardi memiliki ketahanan yang baik bahkan sejak masih DOC dan tingkat menetas yang tinggi mencapai 90%
Penyebaran di Indonesia:
- Ayam Mardi telah cukup populer di Indonesia dan banyak diternakkan oleh peternak ayam kampung yang ingin meningkatkan produktivitas.
- Bibit Ayam Mardi (DOC - Day Old Chick) dan telur tetasnya dapat ditemukan di berbagai peternak dan penjual bibit ayam di Indonesia.
- Seringkali juga dikenal dengan nama lain oleh peternak lokal.
Kesimpulan:
Ayam Mardi merupakan inovasi dari Malaysia yang berhasil mengembangkan ayam kampung dengan performa pertumbuhan yang lebih unggul. Kombinasi pertumbuhan cepat dan kualitas daging yang baik menjadikannya pilihan yang menarik bagi peternak ayam kampung yang ingin meningkatkan efisiensi dan keuntungan dalam beternak. Keberadaannya juga memberikan kontribusi positif terhadap keragaman genetik ayam kampung unggul di kawasan Asia Tenggara.
telepon: +62-85875107413
email: febrianadi469@gmail.com
open: everyday, 06.00-16.00
untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan berkunjung ke
https://fpp.undip.ac.id/
https://undip.ac.id/




Comments
Post a Comment